Asuhan Keperawatan pada Tn. A dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran Melalui Pendekatan Thought Stopping di Rumah Sakit Jiwa Aceh

Main Article Content

Rana Ranika
Dewi Sartika
Iskandar

Abstract

The aim of this study is to describe the nursing care process for patients with sensory perception disorders, specifically auditory hallucinations, using the thought-stopping approach at Aceh Mental Hospital. This final scientific paper employs a case study research design with a single patient as the subject, who experiences auditory sensory perception disturbances. The results indicate a noticeable difference in the patient’s condition before and after the intervention. Initially, the patient reported hearing voices instructing them to commit harmful actions, such as wanting to kill someone, break objects, or hit others. Following a five-day nursing care intervention, the patient exhibited a reduction in hallucination symptoms, reporting that they rarely hear voices and demonstrating the ability to recall and apply the techniques for controlling hallucinations that had been taught. Auditory sensory perception disturbances were partially resolved due to the decreased frequency of hallucinations experienced by the patient. It is expected that Aceh Mental Hospital can implement the thought-stopping technique for patients with auditory hallucinations to help minimize the increasing frequency of such hallucinations.

Article Details

How to Cite
Asuhan Keperawatan pada Tn. A dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran Melalui Pendekatan Thought Stopping di Rumah Sakit Jiwa Aceh. (2025). IJM: Journal of Multidisiplinary, 3(5). https://ojs.csspublishing.com/index.php/ijm/article/view/301
Section
Articles

How to Cite

Asuhan Keperawatan pada Tn. A dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran Melalui Pendekatan Thought Stopping di Rumah Sakit Jiwa Aceh. (2025). IJM: Journal of Multidisiplinary, 3(5). https://ojs.csspublishing.com/index.php/ijm/article/view/301

References

Afnuhazi, R. (2015) Komunikasi Terapeutik dalam Keperawatan Jiwa. Yogyakarta: Gosyen Publishing.

Agustin, N.L., Kurniyawan, E.H., Deviantony, F. and Kusumaningsih, A. (2022) ‘The effect of occupational therapy: drawing on Mrs. K on the ability to control auditory hallucinations in the Flamboyant Room Dr. RSJ Radjiman Wediodiningrat Lawang’, D’Nursing and Health Journal (DNHJ), 3(2), pp. 1–11.

Agustya, G., Yani, S., Sari, M. and Lasmadasari, N. (2022) ‘Asuhan keperawatan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran pada penyakit skizofrenia dengan pemberian terapi thought stopping’, Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(3), pp. 26–31.

Amalia, I., Wilson and Hermawati, E. (2022) ‘Hubungan karakteristik pasien skizofrenia terhadap tingkat kekambuhan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong Pontianak’, Jurnal Cerebellum, 8(2), pp. 1–6.

Ambo, A., Firmawati and Syukur, S. (2023) ‘Pengaruh terapi thought stopping pada pasien dengan masalah harga diri rendah di wilayah kerja Puskesmas Kabila Kabupaten Bone Bolango’, Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 3(1).

Anggraini, K., Nugroho, A. and Supriyadi (2018) ‘Pengaruh menghardik terhadap penurunan tingkat halusinasi dengar pada pasien skizofrenia di RSJD Dr. Aminogondohutomo Semarang’, Karya Ilmiah, 2(1), pp. 1–7.

Angriani, S., Rahman, Mato, R. and Fauziah, A. (2022) ‘Studi literatur teknik menghardik pada pasien halusinasi pendengaran’, Jurnal Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 13(2), pp. 155–165.

Arief, N. (2016) ‘Penerapan teknik menghardik pada Tn. J dengan masalah halusinasi’, Jurnal Ilmu Keperawatan, 6, pp. 15–24.

Aronson, J.K. (2016) Meyler’s Side Effects of Drugs: Quetiapine. 16th edn. Elsevier.

Atmojo, B.S.R. and Fatimah, W.N. (2023) ‘Mengontrol gangguan persepsi sensori dengan aktivitas yang terjadwal’, Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(1), pp. 61–68.

Dinas Kesehatan Aceh (2018) Profil Kesehatan Aceh Tahun 2017. Banda Aceh: Dinas Kesehatan Aceh.

Erlina, Soewadi and Pranomo (2013) ‘Determinan terhadap timbulnya skizofrenia pada pasien rawat jalan di RSJ Prof. HB Saanin Padang Sumatera Barat’, Berita Kedokteran Masyarakat, 26(2), pp. 71–80.

Fresa, O., Rochmawati, D.H. and Arief, M.S. (2015) ‘Efektivitas terapi individu bercakap-cakap dalam meningkatkan kemampuan mengontrol halusinasi pada pasien halusinasi pendengaran’, Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 4, pp. 1–10.

Hapsari, D.F. and Azhari, N.K. (2020) ‘Penerapan terapi menghardik terhadap penurunan skor halusinasi pada pasien skizofrenia’, Jurnal Keperawatan Sisthana, 5(1), pp. 29–34.

Henderson, M. et al. (2013) ‘Work and common psychiatric disorders’, Journal of the Royal Society of Medicine, 104(5), pp. 198–207.

Heslin, K.C. and Weiss, A.J. (2015) Hospital Readmissions Involving Psychiatric Disorders.

Indriyati, Suwarni, A. and Narsanto, D. (2022) ‘Efektivitas thought stopping terhadap kecemasan perawat di ruang isolasi Covid-19’, JIKI, 15(1), pp. 1–6.

Infodatin (2014) Situasi dan Analisis Penyalahgunaan Narkoba. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Istichomah and Fatihatur, R. (2019) ‘The effectiveness of family knowledge about schizophrenia toward frequency of recurrence’, Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 10(2).

Jannah, A.M. and Gati, N.W. (2023) ‘Peningkatan kemampuan mengontrol halusinasi melalui terapi generalis’, Jurnal Ventilator, 1(3), pp. 242–257.

Johnson, C., Shenoy, R. and Gilmore, J. (1983) ‘Thought-stopping and anger induction in the treatment of hallucinations and obsessional ruminations’, Psychotherapy: Theory, Research, and Practice, 20(4).

Kandar, K. and Iswanti, D.I. (2019) ‘Faktor predisposisi dan presipitasi pasien risiko perilaku kekerasan’, Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 2(3), pp. 149–156.

Khairini, A.D., Sugiarto, A. and Suyanta (2023) ‘Analysis of nursing care in patients with sensory perception disorders through application of therapy thought stopping’, International Journal of Nursing and Midwifery Science, 7(2), pp. 171–175.

Kirana, W., Anggreini, Y.D. and Litaqia, W. (2022) ‘Faktor risiko yang mempengaruhi gangguan jiwa’, Khatulistiwa Nursing Journal, 4(2), pp. 73–82.

Lee, J. et al. (2020) ‘Impacts of remaining single above the mean marriage age on mental disorders and suicidality’, Journal of Korean Medical Science, 35(37).

Lina, H. (2015) ‘Faktor risiko kejadian skizofrenia di RSJ Grhasia DIY’, Humanitas, 13(2), pp. 135–148.

Lisa, J.F.R. and Nengah, S.W. (2019) Narkoba: Psikotropika dan Gangguan Jiwa. Yogyakarta: Nuha Medika.

Livana and Suerni, T. (2019) ‘Faktor predisposisi pasien risiko perilaku kekerasan’, Jurnal Ilmiah Kesehatan Jiwa, 1(1), pp. 27–38.

Malfasari, E. and Erlin, F. (2017) ‘Terapi thought stopping untuk ansietas mahasiswa praktik klinik’, Jurnal Endurance, 2(3), p. 444.

Maslim, R. (2013) Diagnosis Gangguan Jiwa: Rujukan Ringkas PPDGJ-III dan DSM-5. Jakarta: FK Unika Atmajaya.

Meliana, T. and Sugiyanto, E.P. (2019) ‘Penerapan strategi pelaksanaan pada pasien skizofrenia paranoid’, Manajemen Asuhan Keperawatan, 3(1), pp. 37–45.

Mister, Adi, N. and Rahmawati, A.N. (2022) ‘Studi kasus halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia’, Jurnal Keperawatan Notokusumo, 10(1), pp. 20–27.

Muhith, A. (2015) Pendidikan Keperawatan Jiwa: Teori dan Aplikasi. Yogyakarta.

Musdalifah, W. et al. (2019) ‘Evaluasi penggunaan triheksifenidil pada pasien skizofrenia’, Jurnal Mahasiswa Farmasi UNTAN, 4(1).

Nugroho, H.A. et al. (2021) ‘Perawatan halusinasi, dukungan keluarga dan kemampuan pasien’, Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 10(3), pp. 272–284.

Nursalim, M. (2014) Strategi dan Intervensi Konseling. Jakarta: Akademia Permata.

Perdana, M.A. et al. (2022) ‘Hubungan dukungan keluarga terhadap kualitas hidup pasien skizofrenia’, Jurnal Ilmiah Permas, 12(3).

Prabowo, E. (2014) Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Yogyakarta: Nuha Medika.

Prihananto, D.I., Hadisaputro, S. and Adi, M.S. (2018) ‘Faktor somatogenik, psikogenik, sosiogenik’, Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 3(2), pp. 68–79.

Purbaningsi, E.S. and Muadi (2022) ‘Hubungan dukungan keluarga’, Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(12), pp. 1063–1069.

Putri, I.N. and Aktifah, N. (2022) ‘Penerapan terapi musik untuk menurunkan tingkat halusinasi pendengaran’, University Research Colloquium, pp. 832–838.

Rinawati, F. and Alimansur, M. (2016) ‘Model adaptasi stres Stuart dalam gangguan jiwa’, Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1).

Rofiq, A. (2012) ‘Terapi Islam dengan strategi thought stopping’, Jurnal Bimbingan dan Konseling Islami, 2(1).

Stuart, G.W. (2016) Prinsip dan Praktik Keperawatan Kesehatan Jiwa. Indonesia: Elsevier.

Supriati and Lilik (2010) ‘Pengaruh thought stopping dan relaksasi otot progresif’, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia.

Susilawati (2020) ‘Gender dan gangguan jiwa di Garut’, Prosiding Kesejahteraan Sosial Bandung, pp. 265–284.

Sutejo (2018) Keperawatan Kesehatan Jiwa: Prinsip dan Praktik Asuhan Keperawatan Jiwa. Yogyakarta: PT Pustaka Baru.

Syarif, F., Zaenal, S. and Supardi, E. (2020) ‘Hubungan kepatuhan minum obat dengan kekambuhan’, Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15(4), pp. 327–331.

Tim Pokja SDKI DPP PPNI (2017) Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia. Jakarta: DPP PPNI.

Twistiandayani, R. and Widati, A. (2013) ‘Pengaruh terapi thought stopping’, Prosiding Konferensi Nasional PPNI Jawa Tengah, pp. 240–242.

Wahyuda, R., Gustina, E. and Pratama, M.Y. (2023) ‘Terapi zikir pada halusinasi pendengaran’, Jurnal Riset Ilmiah, 2(10).

Wahyuningsih, S. and Mamnu’ah, M.A. (2015) Hubungan Faktor Keturunan dengan Kejadian Gangguan Jiwa (Disertasi). Yogyakarta: STIKES ‘Aisyiyah.

Wati, N.I. (2018) Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Halusinasi Pendengaran. Universitas Indonesia.

Zahnia, S. and Sumekar, D.W. (2016) ‘Kajian epidemiologis skizofrenia’, Majority, 5(4), pp. 160–166.

Zainuddin, R. and Hashari, R. (2019) ‘Efektivitas murotal terapi’, Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, pp. 12–16.

Zelika, A.A. and Dermawan, D. (2015) ‘Kajian asuhan keperawatan jiwa halusinasi pendengaran’, Jurnal Profesi, 12(2).